Berita & Agenda

Informasi terbaru seputar kegiatan akademik, lomba, dan pengumuman resmi

Berita
Akademik 28 Jul 2026

Kepala MAN 1 Kerinci Ajak ASN Berhenti Bekerja Biasa-Biasa Saja

Kerinci (MAN 1 Kerinci) — Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Kerinci, Mira Zuzana, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara dan tenaga kependidikan di lingkungan MAN 1 Kerinci untuk meningkatkan kualitas kinerja, mengembangkan kompetensi, menjaga disiplin, serta memberikan dampak nyata bagi kemajuan madrasah. Ajakan tersebut disampaikan Mira Zuzana dalam pembinaan apel pagi yang diikuti oleh guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Kerinci. Ia menegaskan bahwa perubahan sistem pengelolaan karier ASN menuntut setiap pegawai agar tidak lagi bekerja sekadar menjalankan rutinitas dan menggugurkan kewajiban. “Sudah saatnya ASN berhenti bekerja biasa-biasa saja. Kehadiran saja belum cukup. Setiap pekerjaan harus memiliki hasil yang jelas, bermanfaat bagi madrasah, serta dapat dibuktikan melalui laporan dan dokumen pendukung,” ujar Mira Zuzana. Menurutnya, penerapan Manajemen Talenta ASN menjadi momentum penting bagi seluruh pegawai untuk memperbaiki budaya kerja. Melalui Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 411 Tahun 2025, instansi pemerintah diwajibkan membangun Manajemen Talenta ASN untuk mengidentifikasi, mengembangkan, dan menempatkan ASN terbaik pada posisi yang tepat. Dalam Manajemen Talenta ASN, pegawai dinilai berdasarkan dua parameter utama, yaitu kinerja dan potensial. Penilaian tersebut mencakup hasil evaluasi kinerja, penghargaan, penugasan dalam tim kerja, umpan balik 360 derajat, kompetensi, potensi, kualifikasi, pengalaman jabatan, serta integritas dan moralitas. Mira Zuzana mengingatkan agar Sasaran Kinerja Pegawai tidak hanya disusun sebagai kelengkapan administrasi. Setiap target harus selaras dengan program madrasah, dapat diukur, diselesaikan tepat waktu, dan dilengkapi dengan bukti kinerja. “Setiap pekerjaan harus menghasilkan keluaran. Setiap keluaran harus memberikan manfaat, dan setiap manfaat harus dapat dibuktikan. Pekerjaan yang tidak terdokumentasi dengan baik akan sulit terbaca dalam sistem,” jelasnya. Ia juga meminta seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk membiasakan diri menyimpan laporan kegiatan, surat tugas, perangkat pembelajaran, dokumentasi, hasil pelayanan, karya inovasi, sertifikat pelatihan, penghargaan, serta bukti kontribusi dalam tim kerja. Selain kinerja, pengembangan kompetensi menjadi bagian penting dalam pemetaan talenta. Riwayat pelatihan dan pengembangan kompetensi ASN selama tiga tahun terakhir menjadi salah satu sumber penilaian dan harus dibuktikan melalui sertifikat kepesertaan atau sertifikat kompetensi. Namun, Mira Zuzana menekankan bahwa pelatihan tidak boleh hanya menjadi kegiatan untuk mengumpulkan sertifikat. “Sertifikat memang penting, tetapi penerapan ilmu jauh lebih penting. Pengetahuan yang diperoleh dari pelatihan harus digunakan untuk memperbaiki pembelajaran, meningkatkan pelayanan administrasi, menyelesaikan masalah, dan melahirkan inovasi di madrasah,” tuturnya. Dalam kesempatan tersebut, Kepala MAN 1 Kerinci juga mengingatkan pentingnya menjaga perilaku kerja dan hubungan antarsesama pegawai. Umpan balik 360 derajat memungkinkan perilaku ASN dinilai oleh atasan, rekan sejawat, dan bawahan. Karena itu, setiap pegawai harus membangun komunikasi yang baik, menghargai rekan kerja, mampu bekerja sama, menerima kritik, dan menyelesaikan permasalahan secara profesional. Nilai dasar ASN BerAKHLAK, yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif, harus diwujudkan dalam pekerjaan sehari-hari, bukan hanya menjadi slogan yang dibacakan dalam apel. Mira Zuzana turut menegaskan bahwa integritas dan disiplin akan sangat menentukan perjalanan karier seorang ASN. Riwayat hukuman disiplin selama lima tahun terakhir menjadi salah satu bagian dalam verifikasi rekam jejak pegawai pada Manajemen Talenta ASN. Oleh karena itu, seluruh pegawai diminta menjaga kehadiran, menaati jam kerja, melaksanakan tugas dengan jujur, menggunakan fasilitas negara secara bertanggung jawab, menjaga kerahasiaan dokumen, serta bijak dalam menggunakan media sosial. “Kompetensi dapat membuka peluang karier, tetapi integritas menentukan apakah seseorang layak dipercaya. ASN MAN 1 Kerinci harus menjadi teladan dalam kedisiplinan, pelayanan, dan tanggung jawab,” tegasnya. Pada akhir pembinaan, Mira Zuzana mengajak seluruh ASN dan tenaga kependidikan MAN 1 Kerinci untuk mulai memperbaiki kualitas SKP, melengkapi bukti kinerja, mengikuti pelatihan yang relevan, memperbarui data kepegawaian, bersedia menerima penugasan, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan. “Karier ASN masa depan bukan hanya ditentukan oleh siapa yang paling lama bekerja, tetapi oleh siapa yang paling siap membuktikan kinerja, meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, dan memberikan dampak nyata bagi madrasah serta masyarakat,” pungkasnya. Melalui pembinaan tersebut, MAN 1 Kerinci berkomitmen membangun budaya kerja yang profesional, produktif, akuntabel, dan berintegritas untuk mendukung terwujudnya madrasah yang maju, bermutu, dan berprestasi.

Baca Selengkapnya
Berita
Pengumuman 28 Jul 2026

Refleksi Hari Anak Nasional: Komitmen MAN 1 Kerinci Mewujudkan Lingkungan Belajar yang Aman dan Islami

Momentum Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) menjadi ajang refleksi penting bagi seluruh civitas akademika MAN 1 Kerinci. Peringatan tahunan ini dimaknai sebagai pengingat akan pentingnya pemenuhan hak-hak anak, khususnya dalam mendapatkan pendidikan yang layak, aman, dan mendukung tumbuh kembang potensi mereka secara optimal. Melalui momentum ini, MAN 1 Kerinci kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan lingkungan madrasah yang ramah anak, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan karakter generasi Islami yang unggul. ​Kepala MAN 1 Kerinci, Mira Zuzana, S.P., S.Pd., M.Pd menyampaikan bahwa makna sejati Hari Anak Nasional tidak terletak pada perayaan seremonial semata, melainkan pada langkah nyata sehari-hari dalam mendidik dan melindungi peserta didik. Menurut beliau, anak-anak adalah amanah besar sekaligus aset masa depan bangsa. Oleh karena itu, fokus utama madrasah adalah memastikan setiap siswa dapat menuntut ilmu dengan rasa aman, nyaman, dan dihargai. Peringatan ini menjadi pengingat bagi seluruh tenaga pendidik untuk terus menjaga komitmen tersebut. ​Dalam mewujudkan lingkungan belajar yang ideal, MAN 1 Kerinci memprioritaskan terciptanya suasana madrasah yang bebas dari segala bentuk perundungan. Melalui pendekatan disiplin positif dan pembinaan akhlak, rasa aman fisik maupun mental bagi seluruh siswa menjadi pondasi utama yang terus dijaga secara konsisten. ​Selain jaminan kebebasan dari perundungan, proses pendidikan di MAN 1 Kerinci juga memfokuskan pada penguatan karakter Islami. Penanaman nilai-nilai keagamaan diselaraskan dengan capaian akademik agar para siswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi moral yang kokoh. ​Di samping itu, madrasah turut memberikan perhatian besar terhadap pengembangan potensi individual peserta didik. MAN 1 Kerinci secara berkelanjutan menyediakan ruang dan kesempatan seluas-luasnya bagi para siswa untuk mengeksplorasi minat, bakat, serta kreativitas mereka di berbagai bidang akademik maupun non-akademik. ​Melalui refleksi Hari Anak Nasional ini, MAN 1 Kerinci mengajak seluruh pihak, mulai dari guru, orang tua, hingga masyarakat, untuk terus bersinergi dalam mengawal tumbuh kembang anak-anak. Diharapkan para siswa MAN 1 Kerinci dapat tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan zaman. Selamat Hari Anak Nasional, mari bersama-sama kita jaga dan bimbing generasi penerus bangsa menuju masa depan yang cemerlang.

Baca Selengkapnya
Berita
Pengumuman 28 Jul 2026

Mahasiswi Magang STIE-SAK Resmi Dijemput Dosen Pembimbing, MAN 1 Kerinci Apresiasi Sinergi Dunia Pendidikan

Kerinci, 27 Juli 2026 - Program magang mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sakti Alam Kerinci (STIE-SAK) di MAN 1 Kerinci resmi berakhir. Penjemputan mahasiswi magang dilakukan langsung oleh dosen pembimbing, Ibu Ida Yusnita, S.E., M.M., sebagai penanda berakhirnya rangkaian praktik lapangan yang telah dilaksanakan di lingkungan madrasah. Kegiatan penjemputan berlangsung di ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) MAN 1 Kerinci dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Pihak madrasah menyampaikan apresiasi atas dedikasi, semangat, dan kontribusi yang telah diberikan para mahasiswi selama menjalankan program magang. Selama menjalani praktik lapangan, para mahasiswi memperoleh pengalaman nyata dalam memahami sistem administrasi dan tata kelola pelayanan pendidikan di madrasah. Mereka turut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan administrasi, pelayanan publik melalui PTSP, serta mendukung pelaksanaan program-program yang ada di MAN 1 Kerinci. Dosen pembimbing, Ibu Ida Yusnita, S.E., M.M., menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar MAN 1 Kerinci atas kesempatan, bimbingan, dan pendampingan yang telah diberikan kepada mahasiswa selama masa magang. Menurutnya, pengalaman lapangan menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik sekaligus kemampuan profesional sebelum memasuki dunia kerja. Pihak MAN 1 Kerinci juga berharap pengalaman yang diperoleh selama magang dapat menjadi modal berharga bagi para mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan, etos kerja, serta kesiapan menghadapi tantangan di masa depan. Kerja sama antara perguruan tinggi dan madrasah dinilai menjadi salah satu bentuk sinergi positif dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui kegiatan ini, MAN 1 Kerinci kembali menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas, profesional, dan berkelanjutan. Dengan berakhirnya program magang ini, diharapkan hubungan baik antara MAN 1 Kerinci dan STIE-SAK dapat terus terjalin melalui berbagai program kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak serta mendukung lahirnya generasi muda yang kompeten, berintegritas, dan siap bersaing di dunia kerja.

Baca Selengkapnya
Berita
Akademik 28 Jul 2026

Pembelajaran Bahasa Arab Lebih Menyenangkan melalui Metode Game Berbasis Kurikulum Berbasis Cinta

Sebukar - Madrasah Aliyah Negeri 1 Kerinci terus menghadirkan pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan bermakna. Salah satunya terlihat dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Arab yang dilaksanakan melalui metode permainan edukatif atau game-based learning dengan mengintegrasikan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kegiatan pembelajaran ini tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memahami kosakata dan menyusun kalimat Bahasa Arab, tetapi juga menanamkan nilai Cinta kepada Allah dan Cinta kepada Diri Sendiri. Dalam proses pembelajaran, peserta didik mengikuti beberapa permainan edukatif, seperti tebak kosakata Bahasa Arab, mencocokkan kata dengan gambar, menyusun kalimat, kuis beregu, serta permainan sambung kata. Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok sehingga mereka dapat belajar sambil berkompetisi secara sehat. Suasana pembelajaran terlihat lebih hidup. Peserta didik tampak antusias menjawab pertanyaan, berdiskusi, memberikan dukungan kepada teman, serta berani menggunakan kosakata Bahasa Arab di depan kelas. Setiap kelompok berusaha menyelesaikan tantangan dengan tetap menjaga ketertiban, kejujuran, dan kekompakan. Melalui permainan tersebut, peserta didik diajak memahami bahwa belajar merupakan salah satu bentuk Cinta kepada Allah. Allah Swt. memberikan manusia akal, kesehatan, waktu, dan kesempatan untuk menuntut ilmu. Oleh karena itu, peserta didik dibimbing agar mensyukuri nikmat tersebut dengan belajar secara sungguh-sungguh, jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Nilai Cinta kepada Allah juga ditanamkan melalui pembiasaan berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran, mengucapkan kalimat-kalimat baik dalam Bahasa Arab, serta menyadari bahwa Bahasa Arab memiliki kedudukan penting sebagai bahasa Al-Qur�an dan salah satu sarana untuk memahami ajaran Islam. Selain itu, pembelajaran ini menguatkan nilai Cinta kepada Diri Sendiri. Peserta didik didorong untuk mengenali kemampuan masing-masing, berani mencoba, percaya diri, dan tidak takut melakukan kesalahan. Kesalahan dalam menjawab tidak dijadikan bahan ejekan, melainkan bagian dari proses belajar dan kesempatan untuk memperbaiki diri. Guru memberikan apresiasi terhadap setiap usaha peserta didik, bukan hanya terhadap kelompok yang memperoleh nilai tertinggi. Dengan demikian, seluruh peserta didik merasa dihargai dan termotivasi untuk terus mengembangkan kemampuannya. Pembelajaran berbasis permainan juga membantu mengurangi rasa bosan dan anggapan bahwa Bahasa Arab merupakan pelajaran yang sulit. Kosakata dan pola kalimat yang sebelumnya terasa rumit menjadi lebih mudah dipahami karena dipelajari melalui aktivitas yang menarik, interaktif, dan dekat dengan pengalaman peserta didik. Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam pembelajaran Bahasa Arab diharapkan mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mempunyai karakter religius, percaya diri, sehat secara emosional, menghargai diri sendiri, serta memiliki hubungan yang semakin dekat dengan Allah Swt. Melalui kegiatan ini, MAN 1 Kerinci berkomitmen untuk terus mengembangkan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan. Pembelajaran di madrasah diharapkan menjadi ruang yang aman dan membahagiakan bagi peserta didik untuk bertumbuh, mengenali potensi diri, mencintai ilmu pengetahuan, dan meningkatkan rasa syukur kepada Allah Swt. Kontributor: Tim Humas MAN 1 Kerinci Editor: Andika Dokumentasi: Syifa

Baca Selengkapnya

Agenda Mendatang

Tidak ada agenda mendatang.